Chapter 1 – Seleksi Prajurit

 

2000 Tahun telah Berlalu Setelah Dunia Manusia Dan Dunia iblis berbenturan dan mengakibatkan bersatunya kedua buah dunia, para iblis yang begitu kuat mulai menghapus keberadaan manusia yang begitu lemah, setelah setelah berpuluh-puluh tahun berlalu, manusia mulai mengejar ketinggalan mereka terhadap bangsa iblis dan mulai membangun perlawanan terhadap bangsa iblis, para manusia dari seluruh dunia akhirnya bersatu untuk mencegah kepunahan umat manusia dengan segala kemampuan mereka membentuk satu aliansi Bernama Freedom, dengan mengandalkan benteng Bekas perang Dunia Lima yang menjulang tinggi mencakar langit dan membelah bumi menjadi dua sisi, barat dan timur, manusia memanfaatkan sisi barat tembok untuk berlindung dan memperbesar aliansi.

Tapi Di Balik itu semua, Masih Ada Manusia Yang tinggal di sisi timur tembok kerjaan dan berjuang bertahan hidup dengan membuat koloni-koloni kecil, sebagian dari mereka tidak di izinkan masuk karna hanya yang terpilih dari seleksi prajurit dan keluarga yang lulus yang di perbolehkan masuk ke dalam tembok, untuk menghindari padatnya penduduk di dalam sisi barat tembok.

Pembukaan seleksi diadanakan hampir sebulan sekali setelah bulan merah darah terlihat di malam hari, perkiraan bulan merah darah akan kembai tiga hari dari sekarang dan banyak dari kaum manusia mulai mempersiapkan diri untuk menuju tempat seleksi yang diadakan di gunung miyobokuzen, gunung yang terletak paling dekat dengan gerbang tembok.

******

 

“ Bangun…Bangun….Bangan” Terikan Oleh Laki-Laki Dewasa

“AHH… Mengganggu Saja” Ucap Juna Sambil Memutar Badannya Yang Sedang terlungkap pulas.

“Dasar Anak Pemalas, Teruslah Tidur Dan Jadilah santapan Danger Beast “ ucap sang lelaki

“Eh Tunggu…tunggu, Paman Phot” Ucap Juna

“hahhaahaha” Sontak Para Koloni Mereka Tertawa semua Melihat Xpresi Juna,

“Ibu Apa Itu Danger Beast” Tanya Seorang Anak Balita Kepada Ibunya

“Danger Beast Iblis rendahan Yang Hanya Punya Nafsu Merusak, Jadi Jika Besar Nanti Kamu Harus Menjadi Prajurit Kerajaan Untuk Membalaskan Dendam Ayahmu.”jawab sang Ibu sambil Memikirkan Kejadian Kelam Saat Suaminya DI Bunuh Oleh Para Iblis.

Mereka Mulai Mempersiapkan Kebutuhan Untuk Seleksi Dan Juga persiapan Untuk Melawan Danger Beast di sekitar hutan nanti yang mereka lewati. Walaupun Mereka Hanya Terdiri Dari Dua Keluarga dan 5 Anak Yatim yang Bisa Bertahan dari Serangan Para Iblis Yang menghancurkan Desa mereka, mereka Sangat Hebat Karna Bisa Hampir dekat Dengan Tempat Seleksi.

“Hai Rin Tunggu Aku Dong”, Teriak Asta Satu Dari Kelima Anak Yatim Yang Bertahan

“Dasar Lamban”, Teriak Rin Dari Kejauhan

“Hai Kalian Berdua Tunggu Jangan Berlari terlalu jauh” Ucap Ezra Anak Paling Tua Dalam Rombongan.

“Hai Dasar Anak Nakal” Teriak Paman Phot

Akhirnya Mereka Berdua berhenti berlari dan Mulai Menunggu Di Bawah Pohon.

“Hai Excel Ayo Kita Kejar Mereka” Ucap Juno Kepada Teman Senasibnya

“emmm” Jawab Excel Dan Mereka Akhirnya berlari mengejar Rin Dan Asta Yang DI Depan.

 

BLUM…………

BLUM………….

BLUM………….

 

Terdengar Suara Getaran Menuju Ke arah Mereka Dengan Cepat.

“kalian Cepat Kesini” Teriak Paman Phot

Dengan Segera Mereka Berlari Ke Arah Rombongan Untuk Berkumpul Tapi, Asta Yang Terlalu Kelelahan Tak Bisa Berlari Dan Tertinggal Dari Anak Yang Lain. Dan Kini Terdengar Suara Raungan Dari Yang Cukup Keres Dan Membuat asta ketakutan dan Serasa Kakinya Tidak Bisa Digerakan.

 

Dari Belakang Muncul Bayangan Mata Merah Menyala Dengan tinggi 3 meter Dengan Kepala Srigala Bebadan Seperti Manusia, Sontak Paman Phot, mengambil Pedangnya Dan Berlari Mendekati Asta, Diikuti Oleh Paman Rio Yang Juga Kepala Keluarga Di Rombongan Itu, Dan Anak Lain Pun mengambil Senjata Mereka Masing-masing, Phaman Phot yang mempunyai kecepatan di atas rata-rata manusia biasa berlari dan bersiap melompat ke bayangan mengerikan tersebut, dan mengayuhkan pedangnya, BRUAK Paman Phot terpental Karna Serangan Bayangan Tersebut Dan Ternyata Bayangan Tersebut Adalah Danger Beast Tipe Tank Yang Begitu Kuat. Dengan Segera Dia Bangun Dan Mendekati Asta Dan Melemparnya ke tempat yang tidak berbahaya. Dan Yang Lain Berusaha Membentuk formasi bertarung Dengan Posisi Siap Menyerang.

Paman Phot Berteriak “SERANG”, Dengan SEGERA Paman Phot Dan Paman Rio Maju Kedepan sedangkan, Juna Dan Excel Menyerang Dari Samping Dan Ezra Menyerang Dengan Panah Dari Belakang. Dua Panah Di Lepaskan Ezra Saat fokus sang Danger beast Mengarah Ke Paman Phot Dan Rio, Ke dua anak panah tersebut meluncur mulus ke kedua bola matanya. Danger Beast Yang Kesakitan tersebut Mengamuk Dan Menyerang Membabi Buta Dan Menghantam Excel Yang Menyerang Dari Kanan Dan terpental Jauh, Paman Phot langsung melompat menusuk Badan Denger Beast Tersebut Sementara Paman Rio Dan Juno Menyerang Kedua Kaki Danger beast. Ternyata Denger Beast Tersebut Belum Mati Setelah Serangan Tersebut.

Asta Yang Sudah Berlari mengambil tombaknya Dan Membidik Jantung Si Danger Beast , Dan mengenai dada Si Danger beast Tapi Tidak Mengenai jantungnya Terdengar lesatan anak panah Melesat ke arah Si Danger beast Dan tepat Mengenai Jantungnya Dan Danger Beast tersebut Langsung Terkapar.

 

“TOLONG” Terdengar Teriakan Dari Arah Para Wanita Dan Sisa Keluarga

Tak Disangka Ternyata Jarak pertarungan Mereka Terlalu Jauh Dan Mereka Tak Menyadari Ada Yang Mendekat. Tak Disangka Ternyata Rombongan Diserang Danger Beast Dan Mereka Cepat Berlari Terlihat Dari Kejauhan Lima Danger Beast Menyerang Rombongan Mereka.

 

Bersambung…………………….

 

NOTE:

DANGER BEAST : Iblis Yang Hanya Punya Hawa Nafsu, Mirip Seperti Hewan Tapi Berukuran Lebih Besar, dan Di kelompokkan ke berbagai Golongan. Dan ini erupakan iblis kasta terendah

 

 

 

 

Comments

comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*